Archive Pages Design$type=blogging

KISAH AHLI MAKSIAT YANG MENCINTAI ROSULULLAH SAW

   Dahulu kala ,ada seorang yang ahli maksiat yang tidak disukai oleh banyak orang karena kemaksiatannya. Ia hanya seorang duda yang memiliki seorang putra yang sudah dewasa.
Saat ia sadar bahwa dia tidak di sukai banyak orang, ia berkata kepada anaknya : "Nak, Mari kita pergi dari rumah ini. Kita berdagang di daerah lain saja,yang jauh dari tempat ini."
Walau sang anak sudah tahu perilaku ayahnya itu, ia tetap mematuhi keinginan ayahnta tersebut.

   Di tengah perjalanan, mereka singgah disuatu tempat untuk beristirahat dan menyewa sebuah kamar untuk melepas penat untuk satu hari. Namun siapa sangka, sang ayah tiba-tiba jatuh sakit. Wajahnya pucat, badanya panas dan tanpa disangka-sangka,sakit itu menghantarkannya kepada kematian.

  Sang anak terkejut bukan main. Bagaimana tidak...!, selain melihat kenyataan sang ayah meninggal secara tiba-tiba, ia melihat wajah ayahnya pun menghitam secara tiba-tiba. Takut, sedi, cemas, bingung dan berbagai macam rasa tak nyaman lainnya menghujam hati sang anak. Ia tak tahu harus bagaimana, dan ia pun tak kuasa untuk beranjak pulang. Tujuan yang dimaksud pun masih menjadi teka-teki di dalam benaknya. Saat rasa dan fikiran kacau menjadi satu, ia pun menangis sejadi-jadinya.

  Nyaris seharian ia menangis dan meratap tak tahu apa yang harus ia perbuat. Hingga rasa kantuk menyerangnya, dan ia pun tertidur.

  Dalam tidurnya, dari arah pintu sang anak melihat sesosok lelaki tegap, tinngi berjubah putih. Wajahnya tampan dan bersinar. Senyumnya membuat hati dan pikiran menjadi tenang. Tak berselang lama, lelaki tersebut menghampiri jenazah ayah sang anak. Kemudian lelaki tersebut mengusap wajah hitam legam tersebut dengan tangannya yang putih bersih. Seketika, wajah sang ayah kembali normal seperti sedia kala, dan bahkan lebuh cerah.

  Sang anak kaget,"Siapakah gerangan anda ini?Aduhai tampan sekali. Dan sangat baik hati pula telah mau menolong ayah saya ini."
  "Kau tak tahu siapa aku?" Kata lelaki tersebut. 
   Sang anak menggelengkan kepala,
   "Aku adalah Muhammad Bin Abdillah.Aku adalah Nabimu dan Nabi Ayahmu.
   Sang anak pun terperanjat bukan main.
   "Aku tahu perilaku ayahmu. Ia ahli maksiat. Namun suatu malam ia pernah menangis sembari membaca solawat kepadaku, dan aku menyimpan solawat itu untuknya agar menjadi syafaat baginya di hari kiamat kelak. Namun aku tak sabar untuk menolongnya hari ini, dan ketahuilah... ia telah mendapat syafaatku, nak..."

    Sang anak terbangun dari tidurnya dan mendapati wajah ayahnya benar-benar telah kembali normal. Ia pun menangis dan lidahnya pun tak terhenti untuk mengucapkan solawat siang dan malam.

COMMENTS

Name

artikel Fiqih kategori 1 profil Sejarah
false
ltr
item
Pondok Pesantren Anwarut Taufiq: KISAH AHLI MAKSIAT YANG MENCINTAI ROSULULLAH SAW
KISAH AHLI MAKSIAT YANG MENCINTAI ROSULULLAH SAW
https://3.bp.blogspot.com/-lddyzxTG55k/V0kbJCi3aWI/AAAAAAAABbQ/bemP6ZiwgsgkI3aeEW-zaoEBM8nND8WBwCLcB/s320/maksiat.jpg
https://3.bp.blogspot.com/-lddyzxTG55k/V0kbJCi3aWI/AAAAAAAABbQ/bemP6ZiwgsgkI3aeEW-zaoEBM8nND8WBwCLcB/s72-c/maksiat.jpg
Pondok Pesantren Anwarut Taufiq
http://www.anwaruttaufiq.com/2016/05/kisah-ahli-maksiat-yang-mencintai.html
http://www.anwaruttaufiq.com/
http://www.anwaruttaufiq.com/
http://www.anwaruttaufiq.com/2016/05/kisah-ahli-maksiat-yang-mencintai.html
true
3872576872173101298
UTF-8
Not found any posts VIEW ALL Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago